“System4success “

Mei 22, 2010

Halo Sahabat…

Impian Setiap Orang :
http://www.komisihoki.com/?ref=2001

Di http://www.komisihoki.com/?ref=2001 penghasilan anda akan naik
100% s/d 300% Perbulan

Perpaduan system terbaru force matrix dan pasif income
penghasilan pasti akan anda dapatkan
– Rp. 2.100.000,- hanya dalam 3 bulan
– Profit pasti Rp.20.000/ 2 minggu

Info lengkap bisa anda lihat di website saya:
http://www.komisihoki.com/?ref=2001

Semoga Sukses!

miftahudin ahsan
http://www.komisihoki.com/?ref=2001


Pemanis Sintesis

Mei 17, 2010

    1. Aspartam

    Aspartam ditemukan pada tahun 1965 secara kebetulan. Aspartam adalah senyawa metil ester dipeptida yaitu L-fenilalanin-metil ester yang mempunyai daya kemanisan kurang lebih dua ratus kali kemanisan sakarosa. Struktur kimianya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

    H O O

    H2N—C—C—NH—CH—C—O—CH3

    CH2 CH2 gugus kecil

    C==O

    OH

    Asam aspartat

    Fenilalanin

    Aspartam merupakan pemanis sintesis non-karbohidrat, aspartyl-phenylalanine-1-methyl ester, atau merupakan bentuk metil ester dari dipeptida dua asam amino yaitu asam amino asam aspartat dan asam amino essensial fenilalanin.

    Aspartam dijual dengan nama dagang komersial seperti Equal Nutrasweet dan Canderel dan telah digunakan di hampir 6.000 produk makanan dan minuman di seluruh dunia. Terutama digunakan di minuman soda dan permen Belakangan aspartam mendapat penyelidikan lebih lanjut mengenai kemungkinan aspartam menyebabkan banyak efek negatif. Dan akhirnya, pangsa pasarnya mulai berkurang direbut oleh pemanis lain yaitu sukralosa.

    1. Sakarin

    Sakarin berupa Ca- atau Na-sakarin merupakan pemanis buatan yang paling lama dikenal. Sakarin merupakan senyawa benzosulfimida atau o-sulfobenzimida dengan rumus molekul C7H5NO3S.

    O O

    N Ca. 3½H2O N Na+

    S S

    O2 O2

    2

    Sakarin merupakan pemanis rendah kalori yang sudah di kenal sejak lama. Sakarin tidak mengandung kalori.

    1. Siklamat

    Siklamat diperkenalkan ke dalam makanan dan minuman pada awal tahun 1950-an. Daya kemanisannya adalah 80 kali kemanisan sukrosa. Siklamat biasa dipakai dalam bentuk garam natrium dan asam siklamat.

    H

    N—SO2-ONa

    1. Sukade

    Sukade adalah manisan kulit jeruk sitrus, Citrus medica. Setelah dipetik dan dimasak dengan gula, sukade dikeringkan dan dipotong-potong kecil. Sukade biasanya berwarna kuning atau hijau tembus pandang, rasanya mirip jeruk tapi lebih pahit. Sukade digunakan dalam berbagai kue dan pastry, oliebollen, dan roti kismis (krentenbrood

          1. Pemannis Natural
    1. Sukrosa

    Sukrosa atau sakarosa dinamakan juga gula tebu atau gula bit. Secara komersial gula pasir yang 99% terdiri atas sukrosa dibuat dari kedua macam bahan makanan tersebut melalui proses penyulingan dan kristalisasi. Gula merah yang banayk digunakan di Indonesia dibuat dari tebu, kelapa atau enau melalui proses penyulingan tidak sempurna. Sukrosa juga terdapat di dalam buah, sayuran, dan madu. Adapun rumus molekulnya yaitu :

    CH2OH

    CH2OH

    O O CH2OH

    H

    OH HO

    HO O CH2OH

    OH OH

    Sukrosa

    1. Glukosa

    Glukosa, dinamakan juga dekstrosa atau gula anggur, terdapat luas di alam dalam jumlah sedikit, yaitu di dalam sayur, buah, sirup jagung, sari pohon, dan bersamaan dengan fruktosa dalam madu. Glukosa memegang peranan sangat penting dalam ilmu gizi. Glukosa merupakan hasil akhir pencernaan pati, sukrosa, maltosa, dan laktosa pada hewan dan manusia. Dalam proses metabolisme, glukosa merupakan bentuk karbohidrat yang beredar di dalam tubuh dan di dalam sel merupakan sumber energi.

    1. Fruktosa

    Fruktosa, dinamakan juga levulosa atau gula buah, adalah gula paling manis. Fruktosa mempunyai rumus kimia yang sama dengan glukosa, C6H12O6, namun strukturnya berbeda. Susunan atom dalam fruktosda merangsang jonjot kecapan pada lidah sehingga menimbulkan rasa manis

    1. Galaktosa

    Galaktosa, tidak terdapat bebas di alam seperti halnya glukosa dan fruktosa, akan tetapi terdapat dalam tubuh sebagai hasil pencernaan laktosa.

    1. Manosa

    Manosa jarang terdapat di dalam makanan. Di gurun pasir, seperti di Israel terdapat di dalam manna yang mereka olah untuk membuat roti.

    1. Pentosa

    Pentosa, merupakan bagian sel-sel semua bahan makanan alami. Jumlahnya sangat kecil, sehingga tidak penting sebagai sumber energi. Ribosa merupakan salah satu unsur dari pentosa.

    Adapun struktur cicin struktur terbuka dari glukosa, fruktosa, galaktosa, manosa, ribosa yaitu :

    Struktur terbuka

    O H O O O

    C—H H—C—OH C—H C—H COH

    H—C—OH C==O H—C—OH HO—C—H H—C—OH

    HO—C—H HO—C—H HO—C—H H—C—OH H—C—OH

    H—C—OH H—C—OH HO—C—H H—C—OH H—C—OH

    H—C—OH H—C—OH H—C—OH H—C—OH H—C—OH

    H—C—OH H—C—OH H—C—OH H—C—OH H—C—OH

    H H H H H

    D-Glukosa D-Fruktosa D-Galaktosa D-Manosa D-Ribosa

    1. Maltosa

    Maltosa (gula malt) tidak terdapat bebas di alam. Maltosa terbentuk pada setiap pemecahan pati, seperti yang terjadi pada tumbuh-tumbuhan bila benih atau bijian berkecambah dan di dalam usus manusia pada pencernaan pati.Strukturnya yaitu :

    CH2OH CH2OH

    O O

    OH O OH

    HO OH

    OH OH

    Maltosa

    1. Laktosa

    Laktosa (gula susu) hanya terdapat dalam susu dan terdiri atas satu unit glukosa dan satu unit galaktosa. Kekurangan laktase ini menyebabkan ketidaktahanan terhadap laktosa. Laktosa yang tidak dicerna tidak dapat diserap dan tetap tinggal dalam saluran pencernaan. Hal ini mempengaruhi jenis mikroorgnaisme yang tumbuh, yang menyebabkan gejala kembung, kejang perut, dan diare. Ketidaktahanan terhadap laktosa lebih banyak terjadi pada orang tua. Mlaktosa adalah gula yang rasanya paling tidak manis (seperenam manis glukosa) dan lebih sukar larut daripada disakarida lain.Strukturnya yaitu :

    CH2OH CH2OH

    O O

    O

    OH OH

    OH OH

    OH OH

    1. Dampak Penggunaan Pemanis
          1. Dampak Positif
      1. Pemanis dapat di gunakan dalam berbagai produk makanan dan minuman.
      2. Pemanis dapat meningkatkan cita rasa dan aroma, memperbaiki sifat – sifat fisik, sebagai pengawet, memperbaiki sifat – sifat kimia.
      3. Merupakan salah satu sumber kalori bagi tubuh.
      4. Pemanis buatan dapat membantu dalam manajemen mengatasi kelebihan berat badan, control glikosa darah dan kesehatan gigi.
          1. Dampak Negatif

    Dampak negatif penggunaan pemanis sintetis

            1. Pemanis sintetis dipasarkan sebagai satu produk diet, tapi ini sama sekali bukanlah produk untuk diet. Kenyataannya, ini dapat menyebabkan berat tubuh bertambah karena dapat membuat kecanduan karbohidrat.Membuat berat tubuh Anda bertambah hanyalah sebuah hal kecil yang dapat dilakukan oleh pemanis sintetis
            2. Pemanis sintetis adalah bahan kimia beracun yang dapat merubah kimiawi pada otak dan sungguh mematikan bagi orang yang menderita parkinson.
            3. Bagi penderita diabetes, hati-hatilah bila mengkonsumsi untuk jangka waktu lama atas produk yang mengandung pemanis dengan kadar gula tinggi karena dapat menyebabkan koma, bahkan meninggal.

    Studi Pendahuluan

    Maret 20, 2010

    Efek Ekstrak Ceremai (Phyllanthus acidus [L.] Skeels) Terhadap Sistem Imun Alergi Inflamasi pada Mencit Balb/C Model Inflamasi Kronik.

    Ekstrak Daun Ceremai mengandung sejumlah bahan-bahan kimiawi yang mempunyai aktivitas sebagai antiinflamasi, antilipoksigenase, antialergi, dan anti-siklooksigenase. Sehingga dapat digunakan sebagai obat untuk mencegah dan mengobati penyakit-penyakit alergi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengamh Ekstrak Daun Ceremai terhadap sistem imun alergi inflamasi dengan mengukur kadar IL-5, Ig E dan Histamin serum serta menghitung jumlah limfosit CD4 dan eosinofil bronkhus pada mencit model inflamasi kronik.lanjut klik sini


    makanan kaleng

    Juni 6, 2009

    clostridium-botulinumClostridium
    botulinum merupakan
    bakteri obligat anaerob, pembentuk spora, Gram positif, penyebab penyakit (keracunan)
    botulism akibat menelan racun botulin yang diproduksinya. Botulin
    bersifat neurotoksin, dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Dosis
    lethal untuk manusia adalah 1 mg/kg berat badan.
    Jika pada orang
    dewasa keracunan terjadi karena menelan toksin botulin, maka pada anak-anak,
    kejadian infant botulism dapat disebabkan oleh tertelannya spora C.
    botulinum yang selanjutnya akan memproduksi toksin di dalam lambung. Hal
    ini terjadi karena mikroba alami pada saluran pencernaan belum terbentuk sempurna.
    C. botulinum tumbuh pada suhu 3 – 50 oC dan
    merupakan bahaya potensial pada makanan kaleng berasam sedang dan rendah (pH
    >4.6). Bakteri ini juga dapat tumbuh pada makanan yang dikemas
    vakum.
    Toksin botulin
    tidak tahan pemanasan, untuk inaktivasi toksin tipe A perlu 5 – 6 menit pada 80
    oC danTipe B 15 menit pada 90 oC. Sehingga untuk
    menghindari keracunan botulism, makanan kaleng yang potensial mengandung
    botulin sebaiknya didihkan selama 15 menit sebelum dikonsumsi.


    gundambattle

    September 8, 2008


    kasus

    September 8, 2008

    Benar, bahwa kita harus sensitif terhadap pemikiran dan filosofi seseorang. Tapi, ada seperangkat peraturan yang juga harus dipatuhi-dan kami mematuhi aturan nomor empat, ” ujar Brian Barwick, anggota IFAB.

    Aturan nomor 4 berisi tentang peraturan apa saja yang boleh dan tidak boleh digunakan oleh pemain, tapi secara khusus tidak menyebut tentang penutup kepala. Peraturan itu hanya menyebut “seorang pemain tidak boleh menggunakan alat atau mengenakan sesuatu yang bisa membahayakan diri sendiri dan pemain lainnya. ”

    Namun FIFA dalam pernyataannya mengatakan bahwa masalah jilbab sudah termasuk dalam aturan nomor empat. Meski demikian, pandangan FIFA tentang kasus jilbab ini agak berbeda.

    Salah seorang pejabat FIFA, Nicholas Maing pada surat kabar The Gazette edisi Minggu (4/3) mengatakan, tidak ada larangan jilbab dalam aturan permainan. Dalam kasus ini ia mencontohkan, seorang penjaga gawang dibolehkan mengenakan pelindung kepala. Sejauh ini, FIFA memang belum memberikan pernyataan tegas dalam kasus jilbab pemain sepakbola di Kanada ini.


    g_ash

    September 8, 2008


    On Saturday, April 17, 2004,[12] an edited version of the English dub premiered at 10:30 pm on Cartoon Network‘s Toonami block.[13] On October 23, 2004, it was moved to 1:00 am on Saturdays starting with episode 27. The series finished its initial run on April 15, 2005.[14] It looped back and started over in this time slot, but was pulled half way through the second run, after being on the air for approximately a year and a half.

    The majority of the series was aired with a TV-Y7, apparently, at the insistence of Bandai who were desperately trying to push the new Gundam SEED toy line.[citation needed] However, since most retailers had stopped carrying the Gundam line due to over-saturation from the G Gundam series, this soon became a lost cause.[citation needed] Only the final episode was given the TV-PG-SV rating rather than the usual TV-Y7 rating.

    Things that were edited out on the Cartoon Network version include mature content (e.g. most references to the sexual relationship between Kira and Flay Allster — though the initial scene presenting this was left partially intact); scenes of intense combat violence (e.g. almost all shots of pilots, including main characters, in their cockpits before having their machines destroyed); cold-blooded or brutal murders that are non-mobile suit related (e.g. Siegel Clyne getting shot by ZAFT soldiers loyal to Patrick Zala); all references to the fact that the “Living CPUs” need to take performance enhancing drugs; and most notoriously, handguns being sloppily and inconsistently transformed into neon-colored lasers, dubbed “Disco Guns” by fans,[citation needed] for most of the show’s run. Also, there was little to no use of the words “kill” or “die” in the middle of the series airing, with the phrase “taking his/her life” or some variant of the phrase in the place of either word.

    Since most of the series had been edited by Williams Street before broadcast, Cartoon Network changed very little in terms of content allowance. However, the airings of the final two episodes were left mostly unedited, with only a few elements being affected — namely the guns used by Muruta Azrael, Patrick Zala, and one of the ZAFT soldiers (which was given neon-colored lights in certain but not all of the image frames), airbrushing the naked Flay’s body in the final episode to avoid showing her cleavage, reducing the amount of blood shown, editing the character’s lines to remove either inappropriate language or controversial lines, and the removal or altering of flashbacks of graphic assassinations.